5 Cara Terburuk Memuji Anak Anda

251
0
SHARE

Siapa yang tidak ingin dipuji? Kita yang dewasa pun sangat senang mendengar pujian, terlebih lagi anak-anak. Pujian yang diberikan ke anak-anak membuat mereka semakin bersemangat. Tetapi kita perlu bijaksana memilih kalimat demi kalimat pujian. Perkataan pujian yang diungkapkan secara asal-asalan saja justru tidak akan membangun karakter anak. Tanpa orang tua sadari, pujian yang keliru dapat membunuh karakter anak. Apa saja pujian itu?

1. Pujian Perbandingan

Picture2

Setiap anak memiliki kemampuan tersendiri. Berikan penilaian kepada anak Anda berdasarkan kemampuannya sendiri. Jangan bandingkan dengan kemampuan anak-anak lainnya. Pemberian pujian yang membandingkan dengan anak-anak lain dapat menyebabkan si anak merasa dirinya kurang penting.

Anda mungkin sering memuji anak Anda dengan mengatakan “Kamu sepintar saudaramu!” Dampak terhadap anak akan menjadi lebih baik jika Anda mengatakan, “Kamu sangat rajin belajar. Saya senang melihat semangat kamu.”

2. Pujian Tidak Realistis

Picture3

Anda bisa cenderung memuji apapun yang dikerjakan anak Anda. Akibatnya, anak Anda bisa menjadi sangat memerlukan pujian dari siapapun. Akibatnya, mereka bisa merasa gagal ketika itu tidak terpenuhi. Jangan pernah memberikan pujian yang terlalu tinggi atau tidak realistis. Tidak perlu memberikan harapan yang tinggi kepada anak. Anak tidak memerlukan hal tersebut.

Anda mungkin sering memuji anak Anda dengan mengatakan “Kamu sangat pintar, kamu nanti akan kaya raya!” Dampak terhadap anak akan menjadi lebih baik jika Anda mengatakan, “Kamu sangat pintar. Kamu akan bisa berprestasi dengan baik di sekolah.”

3. Pujian Berlebih

Picture4

Memberikan pujian kepada anak-anak bahwa mereka adalah yang terbaik di dunia, dapat merugikan si anak. Anak akan merasa minder ketika menyadari bahwa mereka bukanlah yang terbaik.

Anda mungkin sering memuji anak Anda dengan mengatakan “Tidak ada pemain gitar sehebat dirimu!” Dampak terhadap anak akan menjadi lebih baik jika Anda mengatakan, “Bakat musik kamu akan bisa menghibur orang lain.”

4. Pujian Palsu

Picture5

Pujian ini adalah kebalikan dari pujian berlebih. Pujian ini bisa mengurangi makna pencapaian anak-anak Anda. Mereka tidak bodoh dan akan segera menyadari bahwa Anda tidak tulus memuji mereka.

Anda mungkin sering memuji anak Anda dengan mengatakan “Gambar kamu adalah yang terbaik yang pernah saya lihat!” Padahal kenyataannya tidak demikiran. Dampak terhadap anak akan menjadi lebih baik jika Anda mengatakan, “Saya benar-benar terkesan dengan usaha yang kamu berikan untuk menggambar ini.”

5. Pujian Semu

Picture6

Memuji hal-hal yang tidak langgeng kepada anak sebaiknya kita hindari. Sangatlah penting untuk tidak terlalu sering memuji hal-hal yang kurang penting. Seperti memuji karena penampilan dengan mengatakan, “Kamu sangat cantik/tampan!” sebenarnya tidak berdampak terlalu banyak. Anak-anak harus menyadari bahwa mereka lebih dari seorang anak yang cantik/tampan.

Lebih baik Anda memberikan pujian karena karakter yang mereka miliki seperti:

  • “Kamu sangat rajin belajar.”
  • “Saya senang kamu tidak hanya berpikir untuk diri kamu sendiri.”
  • “Kamu sangat senang membantu orang lain.”
  • Dan sebagainya

Ketahui parenting style Anda & pasangan Anda. Jadilah orang tua yang efektif sesuai dengan kepribadian Anak Anda. Ikuti TPPT Parent.

Family Gardening Grayscale
Awesome Parents ebook

Anda bisa menjadi orang tua luar biasa!

Ebook ini akan mengajak Anda, para orang tua, untuk menjalani 9 peran yang akan membuat Anda menjadi orang tua yang luar biasa.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY